Bupati Muara Enim Launcing Program Asuransi Kematian - Potret Sumsel

Breaking

Senin, 01 Juli 2019

Bupati Muara Enim Launcing Program Asuransi Kematian

# Dalam Rangka Apel Bulanan Pemkab Muara Enim Sekaligus Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2019
Muara Enim Potret Sumsel - Apa yang selalu menjadi Pertanyaan dan harapan masyarakat Kabupaten Muara Enim Tentang Program Dana asuransi Kematian yang sudah dijanjinkan Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim Ir. Ahmad Yani, MM dan H. Juarsah SH, kini sudah di wujudkan pasal nya hari ini Bupati Muara Enim Resmi Me Launcing Program Dana Kematian untuk masyarakat kabupaten Muara Enim,Senin (1/07/2019)

Acara Launching di lakukan pada Apel bulanan penyerahan kartu identitas pensiun (KARIP) pns, kartu peserta taspen kepada pejabat negara dan upacara peringatan Hari anti narkotika internasional tahun 2019 di Halaman Pemkab Muara Enim, Tampak hadir Asisten pemkab, Amrullah, Abdul Najib, SekdaKab Ir.H.Hasanudin, Kepala Bapeda Ramlan Suryadi,, dan ikuti oleh seluruh kepala OPD dan SKPD, serta seluruh Pegawai Pemkab MuaraEnim, 

Di samping itu juga di hadiri forkompinda Dandim 0404 TNI Letkol Syafruddin, Kapolres AKBP.Afner Juwono.Sik, Kajari Mernawati.SH dan Kepala BNN kab. Muara Enim AKBP. Abdul Rahman.

Diketahui Bahwa Acara Launcing Dana Kematian langsung di terima secara Simbolis oleh 3 perwakilan masyarakat yang mana keluarga nya baru saja meninggal Dunia beberapa hari yang lalu.

Bupati Muara Enim Ir. H. Ahmad Yani, MM dalam Sambutan nya mengatakan, bagi masyarakat supaya segera mengurus persyaratan ketika ada dari keluarga nya yang meninggal dunia supaya dapat mengambil dana kematian yang sudah disiapkan oleh Pemerintah dengan Tata cara dan aturan sebagai berikut :

1.Asuransi kematian diberikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim yang yang ditandai dengan kepemilikan kartu tanda penduduk atau (KTP) kecuali aparatur sipil negara TNI Polri pegawai BUMN dan BUMD dan pensiunan nya.

2.Jumlah peserta asuransi kematian sebanyak 550 773 jiwa.

3.Setiap masyarakat yang menerima asuransi kematian diberikan kartu identitas

4.Asuransi kematian diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten melalui dinas sosial dan bekerjasama dengan perusahaan asuransi Jasaraharja Putera

5.Besaran uang pertanggungan asuransi kematian dianggarkan dalam APBD

6.Besaran uang pertanggungan asuransi kematian diberikan sebesar Rp Rp2.500.000 orang atau sebesar RP. 5.000.000 jiwa apabila meninggal dunia disebabkan kecelakaan lalu lintas

7.Pengajuan klaim asuransi kematian dilakukan oleh ahli waris didasarkan atas dasar kartu identitas

8.Dalam hal ahli waris berhalangan pengajuan klaim asuransi kematian dapat dilakukan oleh pihak lain berdasarkan surat kuasa materai 6000 yang diberikan ahli waris

9.Pengajuan klaim asuransi kematian dengan persyaratan sebagai berikut a KTP 
B Fotokopi KK 
c. surat keterangan kematian dari Kelurahan/Desa diketahui Camat dan akte kematian asli dari dinas kependudukan dan Catatan Sipil 

d surat keterangan ahli waris dari Kelurahan Desa diketahui Camat dan kuasa 

10. batas waktu pengajuan klaim asuransi kematian paling lambat 90 hari sejak penerima asuransi meninggal dunia.

"Semoga Bantuan dana kematian ini dapat bermanfaat untuk keluarga ahli musibah, ini merupakan kecintaan dan kepedulian kami terhadap masyarakat Kabupaten Muara Enim Sesuai Visi Misi Muara Enim Untuk Rakyat #Merakyat, Agamis, Mandiri, Sejahtera, Berdaya Saing, Sehat". Ujar Ahmad Yani.

Selain itu dikesempatan tersebut Bupati Muara Enim Ir. H. Ahmad Yani, MM juga Membacakan Sambutan dari Wakil Presiden RI tentang Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2019.

"Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk terbesar keempat dunia dengan wilayah terbentang dari Sabang sampai dengan Merauke hal ini membuat Indonesia memiliki tantangan yang tidak mudah sebagai negara besar dan maju

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah permasalahan kejahatan narkotika Indonesia di tengah-tengah perang melawan terhadap penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika

Karena apabila tidak ditangani secara bersama-sama oleh semua elemen masyarakat maka akan mengancam eksistensi bangsa yang berdampak pada rusaknya tatanan sosial serta mengancam kondisi ketahanan nasional suatu negara

Indonesia memiliki cita-cita sebagai negara dengan ekonomi terkuat ke-5 pada tahun 2045 untuk mewujudkan tantangan tersebut diperlukan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh karena sumber daya manusia merupakan penggerak pembangunan terhadap kesejahteraan dan kemakmuran suatu bangsa dan negara

Pembangunan manusia sebagai sumberdaya pembangunan menekankan manusia sebagai pelaku pembangunan yang memiliki etos kerja produktif keterampilan kreatif disiplin profesional serta memiliki kemampuan memanfaatkan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi iptek yang berwawasan lingkungan maupun kemampuan manajemen

Mau juga sumber daya manusia yang unggul dan tangguh harus dilaksanakan sedini mungkin yaitu dengan melindungi dan menjaga anak-anak kita agar tidak terjerumus dengan penyalah gunaan dan Peredaran gelap narkotika Hal ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan generasi muda menjadi kader bangsa yang tangguh dalam menghadapi tantangan pembangunan serta bertanggung jawab terhadap masa depan kehidupan bangsa dan negara

Apabila hal ini dilakukan secara konsisten kesinambungan dan bersinergi dengan pemangku kepentingan serta masyarakat maka potensi jasmani dan rohani sumber daya manusia Indonesia akan membantu mewujudkan Indonesia yang maju berdaulat Mandiri berkepribadian dan berlandasan gotong royong

Generasi muda sebagai penggerak pembangunan dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera harus dilibatkan sebagai penggiat dalam mengkampanyekan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika di masyarakat

Hal ini dikarenakan generasi muda atau yang lebih populer dengan istilah generasi milenial dalam kesehariannya selalu menggunakan teknologi

Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut generasi milenial akan sangat mudah untuk menyebarluaskan informasi mengenai upaya penanggulangan permasalahan penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika di masyarakat hal ini selaras dengan tema nasional hari anti narkotika internasional tahun 2019 yaitu untuk mewujudkan milenial sehat tanpa narkoba menuju Indonesia emas

Penanggulangan masalah narkotika harus dilakukan secara terstruktur sistematis dan masif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa penanggulangan tersebut dapat dilakukan secara seimbang melalui pendekatan hukum dan pendekatan kesehatan sosial serta pendidikan sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika di Indonesia dapat terlaksana dengan baik untuk menghadapi tantangan ancaman kejahatan narkotika dengan modus operandi yang kian beragam dibutuhkan komitmen semangat dan tekad yang kuat dalam mengatasi permasalahan yang tanpa batas memerangi narkoba sampai tuntas menjadi prioritas pemerintah bersama dengan masyarakat

Oleh karena itu dukungan seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan dalam mengemban tugas dan amanah yang diberikan oleh rakyat Marilah berjuang bersama bekerja sekuat tenaga menjadikan negara kita bersih dari penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika karena jika masyarakat sehat maka negara akan kuat saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak komisaris jenderal polisi Heru Winarko sebagai kepala BNN telah melakukan upaya-upaya nyata dan serius untuk memerangi para bandar narkoba yang selalu mencari cara untuk menghancurkan generasi muda bangsa ini kedepannya langka serta tindakan tegas yang diambil oleh Kepala BNN dapat dijadikan contoh dan teladan untuk kita semua dalam menyatakan perang terhadap narkoba". Pungkasnya (Ndy)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Halaman