Latest Post

Beriansyah Tewas Mengenaskan Di Bedeng Milik Orang Tuanya

Written By Redaksi Potretsumsel on Jumat, 09 Desember 2016 | 09.49.00


PRABUMULIH,potretsumsel.com– Warga Jalan Mangga Baru Gang arena RT 18 RW 08 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara, Jumat sore (9/12/2016) sekitar pukul 16.45 WIB, mendadak heboh dengan penemuan mayat di salah satu bedeng rumah kontrakannya. Saat ditemukan mayat berjenis kelamin pria ini dalam kondisi sudah terlentang bersimbah darah dengan kondisi leher mengangga diduga digorok pelaku yang sampai sekarang belum diketahui identitasnya.

Korban belakangan diketahui bernama Beriansyah (22), warga Desa Gunung Raja Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim, dan sudah beberapa bulan tinggal di bedeng milik orang tuanya di Jalan Mangga Baru Gang Arena tepatnya tembusan Gang Amir Mangga Besar Prabumulih.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, Nurhayati (55) dan pamannya, Trismawan (31), dalam kondisi terlentang bersimbah darah di dalam kamar bedeng milik orang tuanya dan masih menggenakan sarung berwarna hitam. Disekitar tubuh korban juga ditemukan satu set kotak berisi pisau. Kontan melihat kondisi tragis anaknya itu membuat ibu korban menjerit histeris sambil meminta tolong.

“Pas dicek kondisi rumahnya tekunci, setelah didobrak diruang tamunyo ditemuke ado darah. Dio (korban, red) ditemuke la tewas dalem kamar dengan kondisi terlentang dan ado luko gorokan dilehernyo,” ujar M Ishak (55), salah satu paman korban ketika dibincangi dilokasi kejadian, Jumat sore.

Selanjutnya bersama keluarga dan warga lainnya, penemuan mayat korban langsung dilaporkan ke Polres Prabumulih. Petugas yang tiba, kemudian mengevakuasi jasad korban dan melakukan olah TKP.

Berdasarkan informasi di lapangan, menyebutkan korban yang baru enam bulan bekerja sebagai sales perabotan rumah tangga di Toko Vanesa di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya tak jauh dari RM Sopoyono Kelurahan Muara Dua ini dilaporkan sudah selama dua hari tidak masuk kerja.

Mendapati laporan itu, kemudian ibu korban, Nurhayati berangkat dari tempat tinggalnya di Desa Gunung Raja Kecamatan Rambang Dangku menuju Prabumulih. Sebelumnya, istri paman korban Trismawan yang sempat dihubungi bos tempat korban bekerja menyebutkan bahwa korban beberapa hari tidak masuk kerja, bersama keluarga lainnya memeriksa bedeng tempat tinggal korban.

Namun ketika itu, kondisi pintu bedeng masih tergembok. Begitupun saat diintip ke dalam bedeng, baik korban maupun kendaraan motor Yamaha Mio Sporty putih (belum diketahui plat nomor) miliknya yang diparkirkan diruang tamu depan tidak ditemukan.

Selanjutnya, bersama ibu korban dan pamannya Trismawan memeriksa ke bagian bedeng belakang rumah. Lantaran bedeng terkunci dari luar, akhirnya keluarga mendobrak pintu. Setelah pintu terbuka, bagai disambar petir di siang bolong keluarga mendapati Beriansyah telah terkapar dalam keadaan terlentang dengan luka gorok di bagian leher.

Mendapati itu ibu dan paman korban langsung menjerit minta tolong. Warga sekitar yang mendengar jeritan lalu beramai-ramai keluar rumah dan mendapati jika Beri telah terkapar bersimbah darah.
“Setelah kami buka pintu kami lihat Beri sudah meninggal dunia dengan banyak darah di sekeliling tubuhnya, saya dan ibunya menjerit minta tolong, kami tidak menyangka Beri meninggal,” ungkap Trismawan ketika dibincangi dengan linangan air mata.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE melalui Kasatreskrim, Iptu Rendra Aditya Dhani mengatakan, penemuan mayat korban diketahui pihak keluarganya. Dugaan sementara pihaknya, korban tewas akibat di bunuh.

“Korban ditemukan sekitar pukul 16.30 oleh pamannya, hasil olah TKP kami temukan ada satu set pisau dapur dimana satu pisaunya tidak ada diduga digunakan untuk membunuh korban. Selain itu kami dapat informasi korban ada motor tapi tidak ada, ini masih kami dalami, korban terakhir terlihat Rabu, kita terus lakukan pendalaman terkait kasus ini,” tandasnya.

Pihaknya juga, ia katakan, belum dapat memastikan motif pembunuhan korban. “Namun yang jelas korban ini ditemukan luka robek terlihat di bagian tenggorokan leher,” ungkap Kasatreskrim, ditemui usai melakukan olah TKP.

Iptu Rendra menyebutkan, dari hasil sementara olah TKP, pihaknya menemukan sejumlah barang bukti di sekitar mayat korban, berupa satu set kotak pisau dan satu pisau hilang diduga digunakan sebagai alat untuk menghabisi nyawa korban.

“Sementara hasil olah TKP tadi, yang kita temukan dilokasi ada ditemukan beberapa barang bukti disekitar jasadnya. Satu diantara barang buktinya yang menonjol itu satu kotak set pisau, dimana satu pisau di kotak tersebut hilang dari kotaknya diduga digunakan untuk melakukan pembunuhan. Kami juga dapat informasi korban ada motor, jadi sementara masih kita selidiki,” tuturnya.

Lebih jauh, Rendra mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kapan korban meninggal dunia. Lantaran, saat ini jasad korban baru dibawa ke kamar mayat untuk diperiksa tim dokter RSUD Prabumulih.

“Iya untuk sementara waktu kematian korban belum dapat dipastikan kapan korban tewas. Namun dari hasil penyelidikan kita, korban terakhir terlihat pada hari Rabu kemarin dan aktifitasnya di media socialnya juga hari itu terakhir terlihat,” tukasnya.(SN/Ps01)

Kejaksaan OKI Peringati HAKI


Kayuagung,potretsumsel.com_Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir peringati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) di Gedung Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir, yang dihadiri Bupati OKI H Iskandar,SE, Sekda OKI H Husin SPd MM, dan SKPD, Jumat (9/12/2016).
Kegiatan tersebut digelar oleh Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir dalam rangka memperingati hari Anti Korupsi Internasional yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2016. Acara ini mengambil tema "Bersih Hati, Tegak Integritas, Kerja Profesional untuk Indonesia Tangguh".

Kegiatan HAKI 2016 kali ini, juga diisi penyematan pin antikorupsi kepada Bupati OKI dan SKPD oleh Kajari OKI Viva Hari Rustaman, serta pemasangan stiker dan baju kaos yang dilaksanakann di jalan protokol.

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Iskandar,SE menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai kejujuran sejak dini kepada anak-anak. Dengan begitu, akan semakin mengikis budaya korupsi yang masih ada saat ini. Hal itu diungkapkan H Iskandar,SE saat menghadiri Hari Anti Korupsi di kantor Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir.

H.Iskandar,SE memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan itu dapat menghasilkan generasi yang jujur. "Pemenang nantinya diharapkan lebih jujur dalam segala hal," kata Bupati OKI ini.

Lebih lanjut Kajari OKI Viva Hari Rustaman mengatakan, memperingati hari Anti Korupsi Internasional yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, Kejaksaan Negeri OKI turun ke jalan. Namun aksi turun kejalan itu, bukanlah aksi unjuk rasa seperti umumnya, melainkan aksi simpatik sebagai salah satu cara untuk mengkampanyekan anti korupsi kepada masyarakat. “Kaos dan stiker yang kami bagikan bertuliskan ajakan kepada masyarakat untuk menolak yang namanya korupsi, dan tulisan pada kaos itu yakni salah satunya berupa ajakan kepada masyarakat untuk melawan koruptor,” pungkas Viva Hari Rustaman.(Aan)

Kaban BKD : Jangan diekspose ya, ini cuma buat konsumsi pribadi

Written By Redaksi Potretsumsel on Kamis, 08 Desember 2016 | 21.23.00



» Terkait Surat Gubernur meminta Ilyas menjelaskan pengaduan 21 PNS OI


Ogan Ilir,potretsumsel.com- Pelantikan pejabat struktural yang dilakukan oleh Plt. Bupati Ogan Ilir H.M Ilyas Panji Alam pada tanggal 11 November 2016 yang lalu berbuntut panjang. Permasalahan ini berbuntut panjang karena 21 orang PNS telah mengirim surat pengaduan yg di tanda tangani oleh seluruh PNS tersebut ke Gubernur Sumsel pada tanggal 14 November 2016 yg pada intinya mempertanyakan keabsahan mengenai pelantikan pejabat esselon II, III dan IV pada waktu itu.

Sehubungan dengan surat dari 21 PNS tersebut, Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin melalui surat nomor 800/ 859/BKD.II/2016 tanggal 21 November 2016 yg menyampaikan beberapa hal antara lain,  Gubernur telah menerima aurat pengaduan 21 PNS OI yang mempertanyakan keabsahan pelantikan 11 November 2016 karena Ir.  Badrun Priyanto baru menjabat sebagai Sekretaris BKD selama 5 bulan telah dilantik menjadi JPT Pratama tanpa melalui proses terbuka, Peengangkatan dan pemindahan dan pemberhentian dari dan dalam jabatan struktural tersebut belum mendapatkan persetujuan tertulis dari Mentri Dalam Negeri.

Selanjutnya dalam surat Pak Gubernur pada huruf a dituliskan berdasarkan pasal 132A ayat (1) huruf a dan ayat (2) Peraturan pemerintah nomor 49 tahun 2008 tentang perubahan ketiga atas Peraturan Pemerintah nomor 6 tahun 2005 tentang Pemilihan,  Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah,  bahwa Penjabat Kepala Daerah atau Pelaksana Tugas Kepala Daerah dilarang melakukan mutasi pegawai,  ketentuan sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) dapat dikecualikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Mentri Dalam Negeri.

Berikutnya huruf b dituliskan, Instruksi Mentri Dalam Negeri Nomor 820/6040/SJ pada huruk KEDUA angka 2 menyatakan ''Penjabat Bupati/Walikota mengajukan permohonan kepada Mentri Dalam Negeri melalui Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk mendapatkan persetujuan tertulis dengan melampirkan data dan penjelasan pegawai yang dimutasi.

Pada huruf c,  pasal 108, 110, 114, 115, 116, 118 Undang undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengatur Tata cara Pengisian,  Pengangkatan,  Pemindahan, dan Pemberhentian dari dan dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Sehubungan dengan itu Pak Gubernur meminta kepada Plt.  Bupati OI Ilyas Panji Alam untuk menjelaskan megenai kebenaran pengaduan dari 21 orang PNS tersebut.

Mantan Kepala Bagian Humas yg merupakan salah satu dari 21 PNS yang mengirim surat ke Gubernur mengatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan persalahan ini ke PTUN palembang,  saat ini dirinya mengaku telah menerima Surat panggilan dari PTUN.

''Kita serahkan saja pada proses yang akan berlangsung di PTUN palembang, '' Ujarnya.

Plt.  Bupati Ilyas Panji Alam melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat OI Ir. M. Badrun Priyanto, MT mengatakan,  Bahwa surat balasan penjelasan yang diminta oleh pak Gubernur telah dikirim,  tetapi dia meminta (Badrun) agar pihak media untuk tidak mengeksposnya.

''Tolong jangan di ekspos ya ini untuk konsumsi pribadi saja,'' ujarnya via ponsel. (Ian)

Antusias Warga kecamatan Tulung Selapan Menyambut Kedatangan Bupati OKi

Written By Redaksi Potretsumsel on Rabu, 07 Desember 2016 | 05.12.00


Kayuagung_Warga Kecamatan Tulung Selapan menyambut antusias  Bupati OKI, Iskandar, SE yang sudah memperindah pasar Tulung Selapan serta membuatkan ruang terbuka hijau di dermaga wilayah tersebut.

Ucapan terimakasih itu mereka sampaikan melalui spanduk dan poster bertuliskan “Terimakasih H. Iskandar, SE sudah mempercantik desa kami” tulis mereka.
Kawasan dermaga dan pasar yang dulunya kumuh dan tak layak huni sejak tiga bulan lalu sudah berubah menjadi taman indah tempat bersantai bagi warga setempat.

Asmadi tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi upaya Bupati OKI meningkatkan pembangunan di Kawasan Pantai timur khususnya di Kecamatan Tulung Selapan.

“Kalau ada yang bilang Kecamatan Tulung Selapan ini tidak diperhatikan itu tidak benar karena kami merasakan sendiri perhatian pak bupati kepada kami. Pasar tulung selapan kini sudah jadi pasar modern dan taman ini menjadi ikon wisata baru di Kecamatan Tulung Selapan” tegasnya.

Terkait kondisi infrastruktur jalan menuju Kecamatan Tulung Selapan Asmadi mengungkapkan cukup memahami karena curah hujan yang tinggi sejak November lalu.

“Pak Bupati ruas jalan Lebung Itam – Tulung Selapan sedang rusak kondisinya, maklum curah hujan yang tinggi membuat jalan licin. Namun kami lihat sudah banyak alat berat yang bekerja meratakan jalan sejak seminggu yang lalu, kami berharap jalan itu kembali bagus” harapnya.

Sementara itu, Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE yang juga hadir dalam rangka peringatan hari Kesetiakawanan Nasional ini meminta warga untuk tetap menjaga nilai-nilai kesetiakawanan sosial serta persatuan.

“Nilai-nilai kebersamaan itu adalah ciri masyarakat kita, mari kita jaga. Masyarakat jangan mudah dipecah belah karena kita ini adalah satu kesatuan”Pungkasnya.

Menurut Iskandar Pemerintah Kabupaten OKI berupaya melakukan pemerataan pembangunan baik di wilayah barat maupun pesisir timur OKI. Untuk mengatasi permasalahan keterbatasan pembiayaan pembangunan dia menerapkan pola ganjil-genap.

“Jadi semua mendapat perhatian yang sama tahun 2015 lalu pembangunan diarahkan di zona timur, 2016 di zona barat, 2017 ini kembali ke wilayah pantai timur” Kata Iskandar. Dia meminta warga juga turut menjaga hasil pembangunan diwilayah ini khususnya infrastruktur jalan yang dilalui oleh kendaraan bertonase besar milik perusahaan.

Iskandar juga memastikan di tahun 2017 sudah dianggarkan perbaikan ruas jalan Tulung Selapan- Pangkalan Lampam “Sudah dianggarkan perbaikannya, insya Allah tahun depan sudah baik” tegasnya.
Selain infrastruktur jalan, menurut Iskandar pembangunan sektor lain juga sudah banyak dilakukan di Kecamatan Tulung Selapan seperti energy listrik untuk masyarakat pesisir pantai timur, fasilitas kesehatan, pendidikan, pasar dan ruang terbuka hijau.(Aan)

TKSCI Kumpul Bareng dari kota masing-masing Masih iy

Written By Redaksi Potretsumsel on Selasa, 06 Desember 2016 | 08.40.00


Kayuagung,potretsumsel.com Demi untuk memupuk silaturahmi di keluarga besar Toyota Kijang Ssuper Community Indonesia(TKSCI) terkhusus yang ada di Bumi Bende Seguguk Kabupaten Ogan Komering Ilir mengelar pertemuan di Warung makan PM dijalan Pahlawan Selasa (6/12)

"Malam ini kita kumpul ada sekitar 15 member yang ada di dalam wilayah OKI,ini belum seluruh yang kumpul, karna untuk di OKI ini banyak para pecinta Mobil Kijang Super"ungkap Korlap oum Ronnie disela ngopi

"Kita Toyota Kijang Super Community Indonesia ini terkhusus di Sumatera Selatan ini ada 49 member yang berada Kabupaten atau kota yang ada di Sumatera Selatan, dan kita sering melakukan pertemuan baik di Kabupaten OKI atau Kabupaten Lain"tuturnya(Aan))

Dalam Visi misi komunitas Kijang Super ini menjalin silaturahmi sesama pemakai mobil kijang khususnya kijang super.t(

Atap Pasar Shopping Kayuang sudah mengalami ke bocoran


Kayuagung,potretsumsel.com-Kondisi pasar shopping kayuagung kini atapnya sudah mulai bocor dan mengakibatkan  kebocoran apa bila hari hujan.

Menanggapi kondisi tersebut, kepala badan pasar dan Sudianto Djakpar,S.Sos,M.Si turun langsung meninjau kondisi pasar shopping" ternyata benar kondisi atap pasar shopping pada sambungan atap sudah mulai pecah, akibatnya pada saat hujan turun air meresap dan mengakibatkan kebecekan pada lantai pasar shopping"ungkap kepala badan pasar saat ninjau pasar

Kebocoran pada sambungan atap ini sudah kita atasi dengan menampal ulang seluruh sambungan yang ada di atap pasar shopping, dan diharapkan ini nantinya tidak lagi bocor"harapnya

"Kita harapkan kepada setiap para pedagang agar bisa terus membantu badan badan pasar, dengan terus menjaga kebersihan dan ketertiban pasar, pasar ini milik kita bersama maka dari situ sudah jadi kewajiban bersama apa bila ada permasalahan di pasar ini kita atasi bersama"ungkapnya

Bukan Hanya itu, di sekitar pasar ini juga apa bila hujan turun air tidak bisa mengalir dan ini mengakibatkan genangan air disekitar pasar, ini sudah kita atasi dengan dibuatkan aliran air"pungkasnya

Sementara  Ketua apsi abdul Roni SH melalui seketaris Yarlus mengucapkan terimakasih atas tindak lanjut dari badan pasar yg sudah menindak lanjuti permasalahan ini." Kami mewakili para pedagang pasar sangat merasakan perhatian dari pemerintah Kabupaten OKI melalui Badan pasar, ini juga akan kita lakukan perbaikan secara gotong royong"ungkapnya

Pasar ini memang usianya sudah tua, kalau memang ada permasalahan yang ada di pasar ini kami sebagai APSI, selalu bersatu, bersama mengatasi apa bila permasalahan itu bisa kami atasi,Dan untuk permasalah ini. kita akan bersama sama baik dari para pedagang maupun dari badan pasar untuk mencari solusinya"pungkasnya(Aan)

Proyek pembangunan PTM II Terancam Tak Selesai

Written By Redaksi Potretsumsel on Senin, 05 Desember 2016 | 17.20.00


PRABUMULIH , potretsumsel.com- Proyek pembangunan Pasar Tradisional Modern II (PTM II) yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan PTM I kecamatan Prabumulih Utara, terancam tidak selesai.

Pasalnya, hingga saat ini proyek pembangunan yang menggunakan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) kota Prabumulih tahun anggaran 2016 senilai Rp 16  miliar itu .

Selain terancam tidak selesai, proyek yang diusulkan Dinas Pekerja Umum itu diduga dikhawatirkan di kerjakan asal-asalan karna sudah memasuki bulan desember dan juga masih banyak intem yang belum  selesai.

"Hingga akhir masa pengerjaan proyek ini dimungkinkan tidak selesai, sejauh ini pengerjaan proyek tersebut masih banyak intem yang belum selesai ,untuk itu kami harapkan kepada dinas pekerja umum agar kiranya menegur pemborong atau pemenang tender untuk mempercepat pembangunan serta menambah tenaga kerja. "ungkap ketua Komisi III.

Lebih lanjut ia menambahkan, kalau memang proyek tersebut tak selesai kami minta  kepada pemerintah kota untuk tidak melakukan pembayaran 100 persen, agar di bayar sesuai dengan hasil yang dikerjakan oleh pihak kontraktor." Jelasnya.(ps01)

Dampak Dari Pengujian Instalasi Jargas Sumur Warga Tercemar Cairan Odoran

Potretsumsel.com Adi Susanto ketika berbincang-bincang dengan pihak perwakilan wika (foto: ps01)

-Belasan anak-anak muntah-muntah terhirup cairan odoran tersebut
PRABUMULIH,potretsumsel.com-Dampak dari pengujian instalasi jaringan gas rumah tangga mengakibatkan  Belasan warga Jalan Tromol RT. 06  RW. 01 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih mengalami keracunan, Senin (5/12/2016). Para warga tersebut diduga menghirup zat odoran yang bocor dari pipa jaringan gas kota yang ada di sekitar tempat tinggal mereka.

Meskipun tidak sempat menelan korban jiwa, namun insiden yang terjadi itu cukup menggemparkan dan mengkhawatirkan. Karena warga yang menjadi korban keracunan terus berjatuhan dan harus mendapatkan perawatan medis. Dari beberapa korban diantaranya adalah anak-anak.
Potretsumsel.com, Dirut Petro Prabu Azhari ketika dibincangi awak media (foto:ps01)

Warga yang keracunan sebagian harus dilarikan ke puskesmas dan klinik terdekat. Mereka mengeluh pusing, mual, dan sulit bernapas. Tak hanya itu, sumur salah satu warga pun ikut tercemar sehingga warga khawatir untuk menggunakan air dari sumur itu.

"Ada belasan warga yang mengalami keracunan, sebagian diantaranya harus dilarikan ke puskesmas dan klinik terdekat," ujar Adi Susanto Anggota DPRD Prabumulih yang juga menjadi korban.

Menurutnya, kuat dugaan warga mengalami keracunan, menyusul bau gas menyengat yang dihirup warga akibat kebocoran dari pipa jaringan gas kota.

“Gejala awal, warga mengirup bau gas menyengat pada udara disekitar pemukimam. Kemudian pusing, mual dan muntah,” ungkapnya.

Selain berharap agar kejadian ini tidak terulang lagi, Adi juga menegaskan agar pihak konsorsium harus profesional mengerjakannya.

“Kita berharap jangan sampai terjadi lagi kebocoran zat odoran, untuk itu kita tegaskan kepada konsorsium PT. Wika harus professional dalam mengerjakan proyek jaringan gas kota ini,” ucapnya.

Perwakilan Konsorsium PT. Wika, Cahaya yang turun ke lokasi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kejadian keracunan ini kali pertama terjadi. Sebab menurutnya diwilayah lain juga sedang tahap pengecekan dan tidak ada keluhan dan pihaknya memang menggunakan zat odoran saat pengecekan pipa.

“Ini kali pertama terjadi keracunan dikarenakan bau gas yang menyengat. Bau itu disebabkan oleh cairan zat odoran yang digunakan saat pengecekan pipa gas sedangkan kebocoran sendiri disebabkan oleh pengelasan pipa yang kurang sempurna,” katanya.

Sementara itu, Direktur PD. Petro Prabu Azhari menyampaikan, zat odoran adalah sumber bau yang digunakan untuk mengetahui kebocoran pipa.

“Kebanyakan pipa yang bocor dari penyambungan, untuk mengetahuinya pihak konsorsium menggunakan zat odoran saat pengecekan,” jelasnya.

Lanjut Azhari, setiap permasalahan jaringan gas di Kota Prabumulih adalah tanggung jawab pihak konsorsium. “Petro Prabu siap mengantisipasi secepatnya setiap keluhan warga. “Apabila terjadi lagi, kita siap turun langsung ke lokasi. Petro Prabu sendiri hanya menerima barang yang sudah jadi. Jika ada masalah terkait jaringan gas, itu merupakan tanggung jawab dari pihak konsorsium,” pungkasnya.(SS/ps01)

Bupati OKI Meresmikan Gedung Kantor KPU


Kayuagung,potretsumsel.com
Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar SE meresmikan pemakaian (renovasi gedung) kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten OKI Sumatera Selatan (Sumsel), Senin 5/12/2016).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati OKI, H Iskandar, SE didampingi Ketua KPU Sumsel, Aspahani SE Ak, Ketua KPUD OKI, Dedi Irawan SIp MSi, komiaioner KPUD Kabupaten dan kota di Sumsel serta partai politik.

Ketua KPUD OKI, Dedi Irawan SIp MSi menegaskan pihaknya sangat mengapresiasi Pemkab OKI yang telah membantu atas selesainya pembangunan infrastruktur gedung KPUD OKI.

"Perlu diketahui bahwa tahun 2003 gedung KPUD OKI dipinjam pakaikan dan alhamdulillah gedung ini telah direnovasi 2016. Pemerintah pusat melakukan moratorium sehingga usulan pembangunan gedung KPU OKI ini ditolak," kata Ketua KPUD OKI Dedi Irawan, Senin (5/12/2016).

Menurut dia, pihaknya juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi mantan-mantan komisioner terdahulu yang telah bekerja keras menyukseskan pemilu sebelumnya.

Dia mengingatkan bahwa pemilukada akan dilakukan pada 2018 nanti secara serentak di kabupaten dan kota di Sumsel. "Untuk itu, renovasi ini bagian dari persiapan kami untuk menyukseskan pelaksanaan pilkada OKI," terang Dedi seraya menyatakan di KPUD OKI ini hanya didukung 10 PNS.

Sementara itu, Ketua KPUD Sumsel Aspahani menambahkan kalau KPUD memiliki program fasilitas kabupaten dan kota, dimana pemerintah daerah mempersiapkan lahan.

Keberadaan KPU ini, masih kata dia, bagian melekat dalam suksesi pemilihan. Untuk itu, validasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) bukan  mendekati pilkada saja, tapi proses secara berkelanjutan. "Mudah-mudahan OKI ini akan masuk dalam data pemilih yang valid sebelum ditetapkan dalam DPT. Soal anggaran pilkada, sesuai UU yang bersumber dari APBD dan APBN," ucapnya.

Terpisah, Bupati OKI, H Iskandar SE menuturkan OKI ini sedikit berbeda dengan kabupaten lain. Bukan soal luasan, tapi tantangannya mengingat OKI berbatasan dengan Selat Bangka. Luasan OKI capai 19.000 meter persegi dan dua kali lipat dari Provinsi Banten.

"Sepanjang memenuhi syarat dan tidak menyalahi silakan renovasi. Jika moratorium dicabut, KPUD OKI ingin membangun dikantor lama atau baru, silakan. Kami (Pemkab OKI) siap memfasilitasi. Bahkan untuk alokasi anggaran KPUD OKI tahun 2017 sudah ditetapkan capai Rp16miliar," ucap Iskandar.

Iskandar menambahkan KPU merupakan lembaga resmi penyenggaraan pemilu. Artinya ditangan KPU inilah akan melahirkan pemimpin bertanggungjawab, termasuk partai politik memiliki andil dalam mengusung calon berkualitas.(Aan)

Untuk Pertama Kali PAN Mengelar Latihan Kader Di Indonesia


Kayuagung,potretsumsel.com_Partai Amanat Nasional(PAN) merupakan partai yang sangat diperhitungkan dalam kancah perpolitikan nasional. Tidak heran jika di semua daerah, PAN berhasil menempatkan kader-kadernya di legislatif, begitu pun di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Bahkan tampuk kepemimpinan tertinggi pemerintahan daerah dalam wilayah ini dipegang oleh kader partai PAN.

Meski sebagai partai orang nomor satu di bumi bende seguguk, tidak lantas berpuas diri karena dalam menggerakkan partai dibutuhkan kader-kader cerdas serta berkualitas yang benar-benar paham dengan partainya, sehingga dapat menjadi tolak ukur dan memberikan pendidikan politik yang baik serta bermanfaat bagi masyarakat.

Maka dari itu, sebagai upaya meningkatkan kualitas kader dan menciptakan kader-kader yang militan terhadap partainya, DPD PAN Kabupaten OKI untuk pertama kalinya di Provinsi Sumatera Selatan menggelar latihan kader amanat nasional dasar (LKAD) di wilayahnya.

Kegiatan LKAD yang digelar selama dua hari ini dibuka langsung oleh Aziz Kamis selaku bagian Litbang DPW PAN Sumsel, dan dihadiri langsung oleh Ketua DPD PAN OKI Rohmat Kurniawan,SE,di ruang serbaguna Hotel Cipta Kota Kayuagung,Sabtu (3/12/2016).

LKAD di ikuti oleh 45 orang peserta dengan harapan dari banyaknya materi-materi penting yang disampaikan dalam kegiatan itu, jika umumnya kader partai hanya mengetahui kulit luar partainya, tapi dengan mengikuti latihan kader maka nantinya akan mengerti isi serta mendalami visi-misi partai.

Aziz Kamis mengatakan, pelatihan kader ini adalah suatu jenjang pendidikan dalam partai PAN. Sebab dalam mengikuti partai bukan hanya semata-mata agar dapat menduduki kursi di legislatif atau menjadi bupati, jadi gunanya agar para kader disini benar-benar militan terhadap partainya.

"Dalam partai PAN ada tingkat atau jenjang pengkaderan, yaitu pelatihan kader dasar untuk tingkat kabupaten, lalu pelatihan kader madya di tingkat provinsi, kemudian pelatihan kader utama di tingkat pusat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PAN OKI Rohmat Kurniawan,SE mengatakan, kegiatan pelatihan kader di OKI pertama kali dilaksanakan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Untuk materi yang diberikan dalam pelatihan yakni sejarah, ideologi, platform dan AD/ART PAN. Lalu dasar-dasar ilmu politik, leadership dan team building, terus paket UU pemilu serta dasar-dasar pemasaran partai, teknik penjangkauan konstituen dan PAK (program aksi kader), kemudian teknik persidangan dan sistem pemerintahan.

"Harapan kita dengan adanya pelatihan ini dapat menciptakan kader-kader yang militan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Dan ditambahkannya, setelah pelatihan ini nanti kita lihat bagaimana aksi para kader dari apa yang didapat dalam pelatihan ini.(Aan)

 
Support : WebMaster | Jun Manurung
Copyright © 2011. Potret Sumsel - All Rights Reserved
Template Created by Jun Manurung
Proudly powered by posmetrocibergroup