Latest Post

Pemerintah Kota Prabumulih Membuat Sejarah Baru

Written By Redaksi Potretsumsel on Sabtu, 25 Maret 2017 | 08.48.00


Pemkot Prabumulih Daerah Pertama di Sumsel Serahkan Laporan Keuangan ke BPK
Prabumulih, potretsumsel.com -
Pemerintah Kota Prabumulih membuat sejarah baru. Di Tahun 2017 ini, dari 17 kabupaten/kota di Sumsel, Prabumulih yang pertama kali menyerahkan Laporan Keuangan Tahun Anggaran (TA) 2016 ke Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Sumsel.  Laporan Keuangan TA 2016 diserahkan langsung Walikota Prabumulih H Ridho Yahya kepada Kepala BPK Perwakilan Sumsel Maman Abdurrahman, SE MM di Kantor BPK Sumsel, Palembang, Jumat  (24/4).


Pada kesempatan itu, Walikota didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Prabumulih H Jauhar Fakhri dan Kepala Inspektorat Kota Prabumulih Yosef Manjam.


Walikota Prabumulih H Ridho Yahya mengatakan, penyerahkan laporan keuangan dengan cepat kepada BPK ini mempunyai dampak positif bagi Pemerintah Kota Prabumulih antara lain Pemerintah Kota Prabumulih dapat mengetahui lebih dahulu kekurangan dan ketidaksempurnaan dalam laporan tersebut.


“Namun apa yang kami serahkan ini, bukan berarti kami bekerja sembarangan, kami memiliki prinsip, kerja cepat , akuntabel dan selamat. Percuma saja kalau cepat, tapi tidak akuntabel atau asal-asalan, kita sedapat mungkin  menghindari  hal-hal seperti itu,” ujar RIdho.

 Ridho juga menyinggung peran BPK dalam memeriksan keuangan. Menurutnya, peran BPK ini sangat penting dalam pemeriksaan keuangan daerah.  Pemeriksaan  yang dilakukan BPK terhadap keuangan daerah bukan berarti untuk menyalahkan kinerja  pemerintah daerah. Apa yang dilakukan BPK harus menjadi koreksi terhadap kinerja Prabumulih.


“Kita sudah komitmen, jika ada koreksi dari BPK, secepatnya akan kita perbaiki, “ tegas Ridho.
Kepala BPK Perwakilan Sumsel Maman Abdurrahman, SE MM memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Prabumulih. Ini merupakan daerah pertama di Sumsel, yang melaporkan hasil keuangan Tahun Anggaran 2016.

“Kita memang menginginkan setiap daerah berlomba-lomba untuk melaporkan keuangannya secara cepat kepada BPK,  dan Prabumulih sudah menjawab tantangan kami hari ini, “ kata Maman.


Maman sepakat dengan Ridho. Jangan sampai tantangan BPK ke daerah di Sumsel  agar cepat melaporkan keuangan ke BPK, malah menjadi asal-asalan. Menurutnya, kalau bisa dikerjakan dengan cepat, aman, dan akuntabel, kenapa harus tidak segera diserahkan kepada BPK Sumsel.

“Saya setuju dengan bapak Walikota, kalau bisa cepat, aman dan tidak asal-asalan, kenapa tidak segera bawa ke BPK,” tegas Maman.

Dia mengatakan, setelah laporan keuangan ini diterima, pihaknya akan bekerja ekstra untuk melakukan pemeriksaan. Sebab, sesuai dengan ketentuan, pemeriksaan  laporan keuangan daerah ini hanya 60 hari.”Jadi 23 Mei 2017, kami harus menyerahkan kembali laporan keuangan ini kepada pemerintah kota prabumulih  dan dewan perwakilan rakyat, ini juga menjadi tantangan kami untuk bekerja lebih ekstra lagi,” katanya. (ADVERTORIAL HUMAS PRABUMULIH)

Bana Riyanto Jabat Plh Direktur PDAM Tirta Agung

Written By Redaksi Potretsumsel on Jumat, 24 Maret 2017 | 07.52.00



Kayuagung, OKI, Potretsumsel.com  Dengan habisnya masa jabatan Direktur PDAM Tirta Agung di bulan Maret 2017 ini, yang sebelumnya dijabat oleh Abdul Kohar,SMHk, dan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Iskadar,SE melalui Sekretaris Daerah H.Husin,S.Pd,MM telah menyerahkan SK Pengangkatan Pelaksana Harian (Plh) Direktur PDAM Tirta Agung kepada Bana Riyanto yang sebelumnya menjabat Direktur Bagian Umum di PDAM Tirta Agung. Kamis (23/3) di Ruang kerja Sekda OKI.

Menurut Sekda OKI, H. Husin,S.Pd,MM Dengan di tunjuknya sebagai Plh Direktur PDAM Tirta Agung, ini Pemerintah Kabupaten OKI, berharap agar pihak Manajemen PDAM Tirta Agung mampu melakukan perubahan secara radikal dan berani, namun memiliki perhitungan yang tepat.  Apalagi program pusat terkait air bersih sedang digalakkan, ungkap Husin.

PDAM sebelumnya mampu menyerap dana pusat dalam pembangunan intake atau ala penghisap air sungai dan pengolahannya di Desa Serigeni Kecamatan Kayuagung, yang rencananya pembangunannya dilakukan di tahun ini.

Dan apabila pembangunan tersebut selesai kemungkinan di tahun depat beberapa Desa seperti Desa Arisan Buntal, Tanjung Lubuk, Serigeni, Serigeni Baru, Tanjung Serang, Teloko dan Tanjung Menang dapat menikmati air bersih dari PDAM. Jelas Sekda.

Husin berharap agar tugas sebagai Plh Direktur PDAM ini termasuk juga Direktur Umum PDAM Tirta Agung bisa mengembangkan institusi ini lebih baik lagi dalam melayani masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Sekban Pengawas PDAM Tirta Agung, Arie Iskandar, menjelaskan terdapat lima berkas calon Dirut PDAM dan telah diserahkan ke Bupati OKI H.Iskadar,SE, namun belum memenuhi syarat, hal ini dikarenakan para kandidat belum sesuai, seperti umur dan sarjana teknik.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2007 tentang Direktur PDAM bahwa untuk menduduki jabatan direktur utama minimal sarjana satu (S1) bidang teknik dan umur maksimal 50 tahun, dan para kandidat ada yang tidak memenuhi syarat tersebut, jelas Arie.

Dan tiga bulan ke depan, sementara ini Direktur dijabat oleh Plh, dan nantinya akan dibuka kembali pendaftaran dirut.  Dan diharapkan para calon dapat memenuhi syarat yang telah ditetapkan, dan mampu mengembangkan PDAM Tirta Agung, tegas Sekban.

Pembukaan Calon Dirut PDAM ini mulai dibuka bulan September sampai November dan sebanyak tiga kali, namun sampai saat ini belum ada yang memenuhi syarat, dan nanti akan kita buka lagi, ungkap Arie, mengakhiri. (Ykp)

PT Pertamina Adera Bantu Alat Bengkel Kepada Masyarakat Pali


PALI, -, PT Pertamina EP Asset II Field Adera  Kabupaten PALI  memberikan bantuan ke  masyarakat sekitarnya  11 Desa Yakni  Desa  Sebadak Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi PALI.

Field Manager PT Pertamina EP Asset II Field Adera Hari Widodo diwakili Arni Muda Utama selaku Pjs Asmen Legal and Relation melalui staf Goprel A Gopur  serta Di Dampingi Sekje PWI PALI ia  tujuan ini  meningkatkan Konsiten  ekonomi dan sesuai  kebutuhan.kami Berikan

"bantuan  tersebut  sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang punyai  teknis kemampuan dibidang mekanik.   membantu mereka bekerja dengan baik," ungkap Gopur.

bantuan ini baik meski sebagai aset bersama walaupun bengkel milik masyarakat, tapi  pengelolanya.ada

" perlengkapan alat bengkel yang diserahkan pada bengkel patra Maju Mandiri sebagai bentuk  mitra  tersebut  maka  perusahaan Migas plat merah

,pihak Pertmina Juga Bantu anak yatim,dan bantu  Tas sekolah,dan sejumlah sembako, dalam bentuk dari kepedulian perusahan terhadap masyarakat." ungakap Gafur

jika ada permasalahan  dapat terjalin  bermusyawarah dan  silaturahmi dengan baik.

Kepala Desa  (Kades) Sinar Dewa Heri ,,  saya sangat ucapkan terima kasih kepada perusahaan telah  menyalurlankan serta memberikan bantuan ini.,,

Terpisah, Rosadinata Ketua Kelompok Bengkel Patra Maju (BPM) ia Berharap  pelatihan mekanik agar menguji  skill  mereka miliki lebih bermanfaat. Lagi . " dan teori menjadi mekanik bengkel, harapan kami agar Pertamina EP Aset II Field Adera pelatihan mekanik dan sejenisnya," Ungkapnya (ANDRIAN)

Bupati OKI Serahkan SK Tentang Besaran Dana Untuk Desa



OKI, potretsumsel.com – Seluruh Kepala Desa dan Lurah dari 8 Kecamatan di Kabupaten OKI berkumpul di Pendopo Kabupatenan untuk menerima SK tentang Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), Bagi Hasil Pajak (BHP) dan Lelang Lebak Lebung (L3), yang dibagikan langsung oleh Bupati Ogan Komering Ilir H Iskandar,SE.  Rabu (22/3) kemarin.

Dalam pembagian SK tersebut, hadir Wakil Bupati OKI M.Rifai SE, Sekda OKI H.Husin,S.Pd,MM, Kepala Dinas PMD OKI Fahrul Rozi,S.Sos, MM, dan dihadiri Pihak Polres OKI, Pimpinan Bank Sumselbabel dan Pimpinan BNI 46 Kayuagung, Camat, Lurah, Kepala Desa,

Tokoh Masyarakat, Pemangku Adat.
Bupati OKI, menyerahkan SK kepada seluruh Kepala Desa dan Lurah, dari 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten OKI, yang sehari sebelumnya Bupati OKI juga membagikan SK di Kecamatan Tulung Selapan yang diikuti oleh beberapa kecamatan lainnya, dan saat itu dilaksanakan di Kecamatan Kayuagung di ikuti oleh kecamatan Kayuagung, Kecamatan Pedamaran, Kecamatan Teluk Gelam, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kecamatan Air Sugihan, Kecamatan SP.Padang, Kecamatan Jejawi, Kecamatan Pampangan.

Usai membagikan SK, Bupati OKI H.Iskandar, SE menyampaikan sambutannya, Dengan diserahkannya SK Besaran Anggaran ADD, DD, BHP dan L3 mudah-mudahan menjadikan obat penawar untuk masyarakat, Jelasnya sambil guyon.
“Kita harus bersyukur, selama ini desa hanya menerima dana lebih kurang 100 juta, namun sekarang rata-rata sudah sampai satu milyar per desa, ini sesuai dengan harapan kita dan sesuai dengan undang-undang desa, dan ini sudah dinanti-nantikan masyarakat, berarti program ini sejalan dengan pembangunan pemerintah pusat, yaitu program Presiden Republik Indonesia Bapak Ir Joko Widodo.

Dan saya mengingatkan agar kepala desa dalam melaksanakan tugas dan juknis, juklak apa yang menjadi prioritas pembangunan desa. bahwa inti pembangunan ini adalah ingin dipercepat pembangunannya adalah masyarakat desanya, maka kebijkaan pemerintah untuk memberikan anggaran khusus yang berupa APBDes, yaitu Dana Desa, Tingkat APBN, ADD dari APBD OKI, saya pikir ini sudah kewajiban pemerintah untuk memberdayakan pemerintahan tingkat desa, dari ADD kurang lebih 120 Milyar kepada kurang 314 desa, DD yang dialokasikan kepada 314 desa lebih kurang 300 Milyar, dan ini berpariasi ada yang 1 milyar dan ada dibawah 1 milyar, agar betul-betul kita laksanakan pembangunan dengan tepat sasaran, percepatan pembangunan infrastruktur, agar cepat dirasakan masyarakat, merupakan akses pengembangan ekonomi. Jadi kita fokuskan ke Infrastruktur, seperti jalan produksi, atau stok padi, di bidang pertanian, secara bergulir.  Selain itu BUMDes di Kabupaten OKI juga ditahun 2017 ini harus rampung. Himbau Bupati OKI.

“Di Sela-sela sambutanya Bupati OKI, juga menghimbau kepada seluruh Kades, agar masalah tapal batas desa, harus diselesaikan, ujarnya.
Selain itu Iskandar,SE juga menyampaikan kepada masyarakat, bahwa sekarang ini banyak keluhan-keluhan yang disampaikan masyarakat, baik dari media sosial maupun sejenisnya, bahwa jalan-jalan yang rusak, ini merupakan bukan pemerintah tidak memperhatikan, melainkan banyak faktor kendala seperti sekarang ini curah hujan tinggi, sehingga alat-alat berat untuk membangun sulit masuk ke lokasi jalan rusak, selain itu kemampuan APBD OKI juga mengalami penurunan atau defisit. Kendala ini tidak hanya di Kabupaten OKI, malah menjadi permasalahan Nasional. Jelasnya.

Harapan saya, agar Kepala Desa, dalam menggunakan Anggaran ini, libatkan seluruh unsur masyarakat desa, programkan semua dengan benar, tanamkan semua sifat kebersamaan, gotong-royong, musyawarah mufakat dan keadilan untuk mencapai kesejahteraan.  Untuk tugas kita semua untuk menciptakan masyarakat OKI yang maju, mandiri, sejahtera beriman dan bertaqwa. Harap H. Iskadar,SE, mengakhiri. (Ykp)

Musrenbang RKPD OKI wujudkan pembangunan dari desa untuk mengurangi kesenjangan dan kemiskinan

Written By Redaksi Potretsumsel on Kamis, 23 Maret 2017 | 17.27.00





OKI, potretsumsel.com – kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) telah melaksanakan penyusun rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) OKI tahun 2018 yang dilaksanakan di aula kantor Bappeda OKI, Rabu (22/3) dan berakhir pada hari kamis (23/03)
Dengan peserta diikuti  oleh anggota DPRD OKI, 2 orang utusan dari DPD, 24 orang OPDsekretariat daerah, 4 orang dari kecamatan termasuk Camat dan 4 orang utusan Tim penggerak PKK OKI.

Menurut Makruf CM, Sip, MM selaku kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda ) OKI dalam kata sambutannya “ dalam penyusunan RKPD ini perlu dilakukan beberapa  tahapan pada tahapan awal dimulai dari musrenbang desa dan kelurahan yang dilaksanakan pada bulan desember 2016, kemudian dilanjutkan musrenbang kecamatan pada bualan februari 2017, dan sekarang dilaksanakan RKPD OKI tahun 2018 yang berlangsung selama 2 hari.

Kemudian selanjutnya, dilaksanakan forum OPD Provinsi Sumatera selatan yang dilaksanakan pada tanggal 29 hingga 30 maret 2017 dan musrenbang tingkat Sumsel pada tanggal 3 april 2017. Setelah itu selesai , barulah nantinya dilanjukan dengan musrenbang pusat  dan nasional yang akan dilaksanakan minggu ketiga pada bulan april 2017.
Dalam musrenbang RKPD OKI ini dimaksudkan sebagai forum musyarah para pemangku kepentingan (stakeholder) di tingkat kabupaten dalam rangka mematangkan rancangan akhir RKPD OKI tahun 2018. Jelas Makruf.

“Dan musrenbang RKPD OKI ini, masih mensinkronkan dan mengitegrasikan kegiatan yang diusulkan OPD, kecamatan dan poko-pokok pikiran anggota DPRD kabupaten OKI, berdasarkan kondisi dan hasil  evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah tahun sebelumnya dan untuk mewujudkan visi pemkab OKI, maka musrenbang RKPD tahun2018 mengambil tema melalui musrenbang RKPD kita mewujudkan pembangunan OKI dari desa dalam rangka mengurangi kesenjangan antar wiliyah dan kemiskinan.”tegas Kepala Bappeda.
Dalam kata sambutan yang disampaikan Bupati OKI H Iskandar SE menyampaikan RKPD OKI tahun 2018 difokuskan pada program dan kegatan sebagai berikut, infrastruktur akses Transportasi pendukung pengembangan produksi pertanian, perkebuan, perternakan, perikan dan industry kecil .
Lalu peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pemberdayaan masyarakat atau pembinaan kelompok tani, kelompok perkebunan, kelompok peternakan, kelompok nelayan, kelompok industrikecil, kelompok koperasi, komunitas  adat terpencil, pemuda dan lembaga fungsional dalam masyarkat .
“Peningkatan akses pendidikan dasar, kesehatan , air bersih, sanitasi, ketenaga listrikan dan telekomukasi dan efekvitas program atau kegiatan penanggulangan kemiskinan, menciptakan nilai tambah melalui pengembangan industri berbasis pangan serta akses permodalan bagi UKM, manajemen usaha dan teknologi.”jelas Iskandar.
Oleh karna itu diharapkan aspirasi DPRDharus sesuai dengan apa  yang didapat dalam musrenbang agar terukur dan terarah serta jangan samapai ada aspirasi siluman seperti yang sering dikatakan Ahok,tahun 2018 nanti pemerintah kabupaten OKI akan melaksanakan agenda politik, yaitu pemilukada serentak untuk memilih gubernur, wakil gubernur dan bupati, wakil bupati OKI serta mendukung pelaksanaan Asian Games ke 18 di Palembang.”terangnya. (YKP)

KPU Prabumulih Resmikan RPP


Prabumulih,potretsumsel.com-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih resmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) Munggah Zaman KPU Kota Prabumulih, kegiatan yang diadakan di Kantor Komisi pemilian umum kota prabumulih pada hari Kamis (23/03/2017 )di hadiri Ketua Kajari, Walikota Prabumulih, Unsur Muspida, perwakilan KPU Provinsi sumsel.

Kegian ini bertujuan mensosialisalikan pemili pemula yang meliputi anak anak sekolah menengah atas yang ada di kota prabumulih, dalam acara yang di gelar perdana ini melibatkan para anak anak sekolah menengah atas yang berusia 16 Tahun atau kurang dari 17 tahun (pemili pemula), Menghadapi pemilihan Pilkada Pemili pemilihan dhadiri oleh empat sekola atas yang ada di kota prabumulib di antaranya sekolah, SMK N 1, SMA N 3, SMK PGRI 1,  SMA 1.

Salah satu peserta pemula pemilu perwakilan siswi dari sekolah SMA N 1 Kota Prabumulih saat di wawancarai oleh media ini Rafika (16 Tahun) mengaku senang bisa mengikuti kegiatan pemili pemula "saya senang ikut kegiatan ini, dimana yang tadinya saya tidak tahu apa apa sekarang jadi bisa tau, terus juga menambah pengetahuan baru juga buat pemili pemula seperti saya," ujarnya.

Sementara itu Ketua KPU menjelaska acara ini di peruntuhkan bagi pemilih pemula dan seluruh masyarakat Kota Prabumulih yang merasa belum begitu paham tentang tata cara pemilihan, "acara ini kita peruntuhkan buat pemili pemula yang belum pahan tentang tata cara pemilihan, dan terbuka buat masyarakat kota prabumulih yang ingin tahu lebih dalam seputar pemilu bisa langsung datang ke rumah pintar pemilu ini," ujarnya M Takhyul.

Tidak sampai disitu saja M Takhyul juga menambahkan "kegiatan ini bakal menjadi agenda rutin kita kedepanya, sampai tiba saat pemilu kedepan mendatang" tegasnya.
Sembari menghimbau masyarakat Kota Prabumulih yang ingin bertanya tanya seputar tentang pemilu untuk bisa langsung datang ke kantor KPU Kota Prabumulih.

Cuma Ada 17 orang Asing Yang Memiliki Visa Kerja



LUBUKLINGGAU,potretsumsel.com - Berdasarkan hasil laporan dari sejumlah tim dari pihak Imigrasi Kelas II A Muara Enim saat membentuk Tim Peduli Orang Asing( Tim Pora) di Hotel salah satu Hotel Dilubuklinggau bahwa di tahun 2017 ini di tiga wilayah yakni Kabupaten Musi Rawas , Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara (MLM) cuma ada 17 orang asing . Kamis (23/3)


Hal itu diungkapkan Kepala Imigrasi Kelas II A Kabupaten Muara Enim Telmaizul Syatri,  bahwa dari  data dari yang pihaknya terima ada 17 orang asing diantaranya , 8 WNA bekerja di Kabupaten Mura dan 9 orang berada di Kota Lubuklinggau yang tersebar di PT Gunung Sawit Selatan Lestari   4 orang, PT Dapo Agro Makmur 2 orang, PT Henan 6 orang, PT Warna Agung Selatan 3 orang, PT Surya Agro Persada 1 orang dan ikut istri 1 orang.

Dari 17 WNA tersebut semua tenaga kerja yang berada di Kabupaten Mura dan Kota Lubuklinggau masih dalam pengawasan pihaknya, TKA tersebut berasal dari Malasyia, China dan Amerika Serikat.

"Iya mereka (TKA) yang berada diperusahaan tersebut ada izin visa bekerja dan semuanya masih berlaku, seusai dengan visa yang mereka miliki "katanya kepada awak media, Kamis (23/3).

Sedangkan untuk pengawasan sendiri, menurut Telmaizul,mengunakan dua cara yakni pengawasan secara tertutup dengan menggunakan intelejen dan pengawasan terbuka dengan secara resmi serta melakukan pengawasan secara mandiri melalui koordinasi dengan perusahaan dan pemerintah daerah.

"Pengawasan dilakukan mulai dia (TKA) masuk sampai di berangkat keluar Indonesia,"katanya.

‎Selain itu, Kantor Cabang Imgrasi Muara Enim selama tahun 2017 sudah mendoportasi 20 orang WNA yang berada di Kabupaten Lahat dan Muara Enim, karena tidak memiliki kelengkapan dokumen imgrasi.
"Mereka dideportasi karena keberadaannya tidak dikehendaki, tapi, untuk Provinsi Sumatera Selatan tidak ada TKA ilegal,"pungkasnya (Joni Farles)

Jalan Propinsi Tak Kunjung Diperbaiki




LUBUKLINGGAU,potretsumsel.com- Sejumlah warga Kota Lubuklinggau dan Musi Rawas kecewa dengan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Sumsel, pasalnya jalan provinsi yang teletak didua Kabupaten kota  ini dengan pajang kerusakan satu Kilo meter setiap titiknya tak kunjung diperbaiki. Kamis (24/3).

Deni (37) warga Jalan Poros Provinsi Kelurahan Siring Agung Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, dirinya merasa sangat kecewa dengan pemerintah provinsi yang enggan memperhatikan nasib jalan yang ada di daerah yang seharusnya di kelola oleh orang provinsi.

"Sudah lima tahun dan sudah berganti Anggota DPR Provinsinya tapi hingga saat ini jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki dan lobang-lobang jalannya sudah bisa dijadikan kolam renang," jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa di Lubuklinggau ini khususnya bukan di Kelurahan siring agung saja jalan milik provinsin tapi ada titik lainnya seperti Jalan di Pasar mambo hinggai jalan yos sudarso juga tak kunjung diperbaiki.

"Kalau setahun dua tahun kami maklumi mungkin ada jalan yang lebih jelek dari Lubuklinggau, tapi sekarang sudah lima tahun jalan ini tak kunjung diperbaiki bahkan sudah banyak menelan korban akibat kecelakaan," katanya.

Hal serupa diungkapkan Zainal (40) salah seorang warga Kabupaten Musi Rawas tepatnya di Desa Lubuk Rumbai Kecamatan Tua Negeri merasa kecewa dengan pihak provinsi yang berlaku tidak adil karena jalan provinsi yang seyogyanya digunakan masyarakat untuk kegiatan sehari-hari tak kunjung diperbaiki.

"Kalau dulu ketika jalan ini baik kami dari Desa Lubuk Rumbai ke Muara Kelingi cepat sekali tapi sekarang nyaris satu jaman melewati jalan itu kan tidak masuk akal," tuturnya.

Untuk itu dirinya berharap kepada pemerintah provinsi dan DPRD Provinsi agar kiranya segera turun kebawah liat jalan didaerah ini jangan hanya duduk dan nyatai di provinsi saja tapi rakyat yang didaerah juga harus diperhatikan.

Sementara itu Terpisah Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe mengatakan bahwa masyarakat harus bersabar dan kemungkinan dalam waktu dekat jalan-jalan tersebut akan diperbaiki entah anggaran dari mana yang jelas kami akan berusaha untuk memperbaikinya.

"Ya kalau memang dari provinsi belum ada bantuan maka kami akan gunakan anggaran daerah buat memperbaiki jalan ini jangan sampai kegiatan masyarakat terganggu tapi yang kami perbaiki hanya jalan provinsi yang ada di Lubuklinggau itupun mungkin tampal sulam yang akan kami lakukan"jelasnya. (Joni Farles)

Pol PP Akan Tutup Paksa Warnet Tak Mengantongi izin



LUBUKLINGGAU,potretsumsel.com- Dalam waktu dekat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-pp) dan   Dinas Perizinan Kota Lubuklinggau akan melakukan razia untuk  mengecek seluruh usaha warnet di Lubuklinggau. Kamis (24/3)

Hal itu diungkapkan Kepala Satpol Pp Lubuklinggau Elbaroma bahwa dalam waktu dekat pihaknya bersama Dinas perizinanan akan turun kelapangan untuk mengecek izin para pengusaha warung internet apakah ada izinnya atau tidak.

"Kita akan turun untuk melakukan razia mengecek izin para pengusaha ini dan bagi yang belum memiliki izin maka kita akan berikan sanksi baik berupa teguran maupun sanksi penutupan warnet," jelasnya.

Elba juga mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengathui sejauh mana pengusaha warnet membantu pendapatan anggaran daerah yang didapatkan melalui pajak usaha yang mereka kelola.

"Kalau usaha mereka punya izin kan enak pemerintah dapat PAD, sedangkan pemilik usaha bisa terjamin terutama asuransi saat ada kejadian kebakaran maupun izin tersebut dapat digunakan untuk keperluan lainnya seperti pinjam bank atau lain sebagainya," tuturnya.

Ia juga menyampai selain akan merazia izin usaha dirinya juga akan membongkar paksa terhadap warnet-warnet yang tempat bermainnya tertutup yang dapat membuat oknum berbuat mesum.

"Kita minta di warnet -warnet untuk membuka skat-skatan atau pembatas setiap komputer sehingga oknum yang akan berbuat asusila akan kecil, sesuai dengan moto pak wali yakni Lubuklinggau madani yang penuh keislaman," Tegasnya. (Joni Farles )

Mendikbud Akan Benahi Sektor Pendidikan Di PALI

Written By Redaksi Potretsumsel on Rabu, 22 Maret 2017 | 07.13.00


PALI Potret Sumsel — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia . Dr. Muhadjir Effendy, MAP bersama     wakil Geburnur  Sumatera Selatan   Ir H Isyak Mekki  MM   melakukan kunjungan kerja sekaligus   berbagai Kegiatan Yang Di lakukan Oleh Menteri Pendidikan RI  ,salah Satunya  Bersilatuhrahmi Berkompida Para Guru   Kepala Sekolah   Penggiat Pendidikan  Di Adakan Aulia Gedung Arsendora Komperta Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Pada Senin (20/03 ) 2017

,, Mendikbud  didampingi Istri  bersama 11 Dirjen beserta Staf ,Wakil Gubernur Sumsel  Ir H .Ishak Mekki MM Bupati Pali Ir H.Heri Amalindo MM dan Wakil Bupati Pali Ferdian Andreas Lacony S.Com MM. Serta Jajaran SKPD  Kabupaten PALI

,dilanjutkan  langsung meninjau lokasi uji coba UNBK, meninjau Sekolah SMA Negeri 2 unggulan Talang Ubi dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 talang ubi Mendikbud  Juga Melakukan  Pembagian Kartu Indonesia  Pintar (KIP)   Mendikbud RI  Dr Mujadjir Efendy   menyerahkan bantuan  sarana prasarana  Pendidikan  8000 Meja dan kursi  secara bertahap ,,usai Berada ,,

Di SMK Negeri 1   Talang Ubi  Muhadjir Efendy  Meninkau  kondisi sekolah  di PALI Akan ,disusul pemberian bantuan komputer dan laptop dengan penyerahan bantuan sosial Sarpas dan Pencanangan Gerakan Ujian Nasional Jujur.

Mendikbud dalam sambutannya mengatakan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pali harus bekerja keras untuk membangun infrastruktur pendidikan di kabupaten yang baru berdiri ini agar dapat mengejar ketertinggalan di sekttor pendidikan dengan bekerja sama dengan Pemerintah Pusat. Hal ini diungkapkannya bersarkan kondisi  yang didapat di Pali masih banyak  kekurangan  ruang belajar .

“Pali adalah kabupaten yang baru dan , udara disini masih sangat segar sangat jauh kalau dibandingakan  Jakarta.Pembangunan manusia dan infrastruktur sama pentingnya dan ditangani dengan baik  tentunya tidak akan maju dan berkembang maka dari untuk mengajar ketertinggalan disektor pendidikan dan kebudayaan, pemerintah Kabupaten maupun pemerintah  Provinsi  harus bekerja keras dan  mengusulkan ke pemerintah pusat untuk bekerjasama dalam membangun Pali,” Ujarnya.

Mendikbud    menyempatkan diri  berkunjung ke candi bumi ayu Tanah Abang  warisan  sekarah leluhur budaya desa bumi ayu Kecamatan Tanah Abang  langsung  menyaksikan berbagai Festival seni dan kebudayaan dari bumi serepat  serasan .

Kedatangan menteri ke candi bumi ayu disambut  dengam ramah tama oleh bujang gadis pali (BGP) serta  menyaksikan berbagai pentas seni seperti tampilan  aksi pencak silat dari pemuda kabupaten pali ,Tari ritus tubuh bumi ayu dan Rejo pesira dengan lagu batang hari sembilan.

Kunjungan Mendikbud   dapat terjalin kerjasama antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Pusat untuk bersama sama   membangun Inspatruktur khususnya di bidang pendidikan akan  secepat mungkin mengubah  tingkat Sumber daya Manusia (SDM) seperti yang di ungkapakan bupati PALI Ir H  Heri Amlindo dalam kata sambutanya. kepada Mendikbud

“kebahagian bagi kami karena bapak menteri bersama rombongan telah bersediah mau bertatap muka dengan kami pemerintahan dan jajaran pendidikan dan kebudayaan Kabupaten PALI dan kami berharap  kedatangan pak menteri   untuk mengubah dari rendah menjadi tinggi pembangunan sumber daya manusia (SDM) ,” ungkap Heri. (ANDRIAN)

 
Support : WebMaster | Jun Manurung
Copyright © 2011. Potret Sumsel - All Rights Reserved
Template Created by Jun Manurung
Proudly powered by posmetrocibergroup